
Fred L. Benu
Secara umum dapat dipahami bahwa usahatani lahan kering identik dengan usahatani minim unsur hara. Sebenarnya keterbatasan unsur hara sendiri terjadi akibat praktek usahatani yang kurang memperhatikan isu konservasi sumberdaya alam yang telah berlangsung dalam jangka panjang. Praktek budidaya yang terkait dengan budaya lahan kering seperti tebas bakar, budidaya pada lahan dengan kemiringan diatas 15% yang menyebabkan terkikisnya unsur hara, budidaya yang kurang memperhatikan sistim rotasi tanaman, budidaya yang didominansi oleh tanaman pangan dll.
Pada satu sisi usahatani lahan kering memerlukan input...